Gelar FGD, Pemkab Bojonegoro dan STIKes Rajekwesi Bojonegoro Matangkan Kerja Sama Menuju MoU

 

Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama STIKes Rajekwesi Bojonegoro sebagai bagian dari rangkaian penjajakan kerja sama strategis menuju penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kegiatan ini berlangsung pada 14 April 2026 di Ruang Rapat Pemkab Bojonegoro.

FGD tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendorong inovasi dalam percepatan pembangunan daerah, terutama di sektor kesehatan.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan STIKes Rajekwesi Bojonegoro beserta tim kerja sama yang turut memaparkan potensi kontribusi kampus dalam mendukung program-program prioritas Pemkab Bojonegoro. Diskusi berlangsung aktif dengan membahas berbagai peluang kolaborasi, mulai dari peningkatan layanan kesehatan masyarakat, pengembangan riset terapan, hingga inovasi berbasis kebutuhan lokal.

Melalui forum ini, kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Khusus di bidang kesehatan, kerja sama diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus mendorong inovasi yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.

Rencana penandatanganan MoU ke depan akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat komitmen bersama antara Pemkab Bojonegoro dan STIKes Rajekwesi Bojonegoro dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berbasis ilmu pengetahuan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama