Wisudawan STIKes Rajekwesi Bojonegoro Ajak Lulusan Jadi Tenaga Kesehatan yang Profesional dan Berhati Nurani


Bojonegoro, Rabu (21/10/2026) – Momentum wisuda STIKes Rajekwesi Bojonegoro menjadi penanda keberhasilan sekaligus awal perjalanan baru bagi para lulusan. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan wisudawan, Dey Jitta Anna Martina, Amd.Kep., mengajak seluruh lulusan untuk menjadikan setiap perjuangan selama menempuh pendidikan sebagai bekal menghadapi dunia profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Dey Jitta menyampaikan bahwa keberhasilan meraih gelar bukan sekadar pencapaian akademik, melainkan buah dari proses panjang yang diwarnai tantangan, pengorbanan, kerja keras, serta dukungan dari berbagai pihak.

Ia menegaskan bahwa setiap orang memiliki perjalanan dan waktu keberhasilan masing-masing. Oleh karena itu, para lulusan diharapkan tidak mudah menyerah, tidak membandingkan pencapaian diri dengan orang lain, serta terus berusaha dan mengembangkan potensi untuk meraih cita-cita.

Dey Jitta juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para dosen dan tenaga kependidikan yang telah memberikan ilmu, bimbingan, serta pendampingan selama proses pendidikan. Apresiasi turut disampaikan kepada orang tua dan keluarga yang senantiasa memberikan doa, dukungan, dan pengorbanan hingga para wisudawan dan wisudawati berhasil menyelesaikan pendidikan.

Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan penting yang mengantarkan para lulusan mencapai titik keberhasilan ini. Karena itu, wisuda bukan hanya menjadi kebanggaan bagi para lulusan, tetapi juga menjadi momen penuh makna bagi keluarga yang telah mendampingi perjalanan mereka.

Dalam pesan penutupnya, Dey Jitta mengajak seluruh lulusan untuk terus berani bermimpi, melangkah maju, dan tidak berhenti belajar. Menurutnya, tantangan setelah wisuda harus dihadapi dengan semangat, ketekunan, serta keyakinan bahwa setiap proses akan memberikan pengalaman berharga untuk berkembang.

Secara khusus, ia mengingatkan bahwa profesi tenaga kesehatan tidak hanya membutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga empati, kepedulian, dan ketulusan dalam memberikan pelayanan kepada pasien.

“Jadilah tenaga kesehatan yang tidak hanya hadir dengan ilmu, tetapi juga dengan hati.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tenaga kesehatan memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan yang profesional sekaligus manusiawi. Setiap pasien bukan sekadar individu yang membutuhkan tindakan medis atau keperawatan, melainkan manusia yang berhak mendapatkan perhatian, penghormatan, dan pelayanan dengan penuh empati.

Melalui momentum wisuda ini, para lulusan STIKes Rajekwesi Bojonegoro diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu dan kompetensi yang telah diperoleh, menjunjung tinggi etika profesi, serta senantiasa mengutamakan keselamatan dan kebutuhan pasien.

Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan akademik, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Dengan bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, integritas, dan hati nurani, para lulusan diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, humanis, dan profesional serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama