Bojonegoro, 9 Oktober 2026 – STIKes Rajekwesi Bojonegoro melaksanakan kegiatan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Diploma Tiga (D3) Teknologi Bank Darah oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 7 hingga 9 Oktober 2026, bertempat di Kampus STIKes Rajekwesi Bojonegoro serta sejumlah lahan praktik, yaitu rumah sakit dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Bojonegoro.
Asesmen lapangan ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses akreditasi program studi yang bertujuan untuk mengevaluasi dan memverifikasi kesesuaian antara dokumen akreditasi dengan kondisi nyata penyelenggaraan pendidikan. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum bagi STIKes Rajekwesi Bojonegoro untuk menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya pada bidang Teknologi Bank Darah.
Dalam pelaksanaannya, asesmen lapangan dilakukan oleh dua asesor dari LAM-PTKes, yakni Dr. Sunita RS, S.KM., M.Sc. dan Retno Sulistiyowati, S.Pd., S.Tr.AK., M.Kes. Kedua asesor melakukan penilaian secara komprehensif terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari tata kelola program studi, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga pelaksanaan kegiatan akademik dan praktik mahasiswa.
Selama tiga hari pelaksanaan, rangkaian asesmen lapangan dipusatkan di lingkungan Kampus STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai komponen yang mendukung penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi D3 Teknologi Bank Darah.
Proses asesmen mencakup peninjauan dokumen akademik, evaluasi sistem penjaminan mutu, serta penilaian terhadap kesiapan fasilitas pembelajaran dan laboratorium yang digunakan dalam mendukung proses pendidikan mahasiswa.
Selain itu, asesmen lapangan juga menjadi kesempatan untuk menggambarkan implementasi kurikulum, proses pembelajaran, serta upaya pengembangan kompetensi mahasiswa agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja, khususnya dalam pelayanan darah dan teknologi bank darah.
Melalui proses evaluasi tersebut, diharapkan dapat diperoleh gambaran menyeluruh mengenai kualitas penyelenggaraan pendidikan serta berbagai aspek yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan sebagai bagian dari pengembangan program studi secara berkelanjutan.
Tidak hanya melakukan asesmen di lingkungan kampus, tim asesor LAM-PTKes juga melaksanakan kunjungan ke sejumlah lahan praktik mahasiswa, yaitu rumah sakit dan Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Bojonegoro.
Kunjungan tersebut menjadi bagian penting dalam proses asesmen untuk meninjau secara langsung lingkungan pembelajaran praktik serta dukungan fasilitas yang tersedia bagi mahasiswa Program Studi D3 Teknologi Bank Darah.
Peninjauan lahan praktik juga bertujuan untuk melihat keterkaitan antara pembelajaran teori yang diperoleh mahasiswa di kampus dengan penerapannya dalam pelayanan kesehatan, khususnya pada bidang pelayanan darah, pengelolaan darah, serta praktik teknologi bank darah.
Keberadaan lahan praktik yang relevan memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian kompetensi lulusan. Melalui pengalaman praktik di fasilitas pelayanan kesehatan dan unit pelayanan darah, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan teknis, ketelitian, kedisiplinan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sesuai standar pelayanan kesehatan.
Kerja sama antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan juga menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Ns. Evita Muslima Isnanda Putri, S.Kep., M.Kep., bersama jajaran pimpinan dan seluruh sivitas akademika terus berupaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, serta penyediaan sarana dan prasarana pembelajaran yang mendukung kompetensi mahasiswa.
Pelaksanaan asesmen lapangan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan, sekaligus memastikan bahwa penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi D3 Teknologi Bank Darah berjalan sesuai dengan standar pendidikan tinggi kesehatan.
Proses akreditasi tidak hanya dipandang sebagai kegiatan penilaian administratif, tetapi juga sebagai sarana refleksi dan evaluasi untuk terus melakukan perbaikan dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan.
Melalui asesmen ini, STIKes Rajekwesi Bojonegoro berupaya memperkuat kualitas layanan akademik, meningkatkan efektivitas pembelajaran, serta mengembangkan kompetensi lulusan yang mampu menjawab kebutuhan tenaga kesehatan profesional di bidang teknologi bank darah.
Rangkaian kegiatan asesmen lapangan yang berlangsung pada 7–9 Oktober 2026 menjadi momentum penting bagi Program Studi D3 Teknologi Bank Darah STIKes Rajekwesi Bojonegoro dalam menunjukkan kesiapan dan komitmen terhadap penyelenggaraan pendidikan yang bermutu.
Berbagai masukan dan rekomendasi dari tim asesor diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi yang konstruktif untuk mendukung pengembangan program studi pada masa mendatang.
STIKes Rajekwesi Bojonegoro berharap seluruh proses asesmen lapangan dapat memberikan hasil yang optimal serta menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas dan daya saing institusi pendidikan tinggi kesehatan.
Dengan semangat peningkatan mutu berkelanjutan, STIKes Rajekwesi Bojonegoro berkomitmen untuk terus menghasilkan lulusan D3 Teknologi Bank Darah yang kompeten, profesional, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelayanan darah serta kesehatan masyarakat.

Posting Komentar