Mengenal Sosok Ketua Pelaksana di Balik PKKMB Raja Paramarta 2026

 

Lahir di Bojonegoro pada 22 Juli 2005,sosok yang satu ini kini dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Pelaksana PKKMB Raja Paramarta 2026. Ia adalah Mochammad Hidayat, mahasiswa Program Studi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners semester 5.

 

Kepercayaan tersebut bukan sekadar sebuah jabatan, melainkan tanggung jawab untuk mengoordinasikan berbagai persiapan dan rangkaian kegiatan bersama seluruh panitia. Di balik terselenggaranya PKKMB Raja Paramarta 2026, terdapat proses panjang yang melibatkan kerja sama, komunikasi, dan berbagai cerita yang mungkin tidak terlihat oleh banyak orang.

 

Perjalanan hingga dipercaya menjadi Ketua Pelaksana bermula dari Perjalanannya menjadi Ketua Pelaksana bermula saat bergabung di BEM sebagai bagian dari Departemen Kominfo. Dari sana, ia mulai mengenal dunia organisasi dan belajar tentang kerja sama, komunikasi, serta tanggung jawab. Pada periode berikutnya, ia bergabung di Departemen Penalaran dan mendapatkan pengalaman baru dalam menyusun kegiatan, berpikir kritis, serta bekerja dalam tim. Hingga akhirnya, pengalaman dan proses tersebut membawanya dipercaya menjadi Ketua Pelaksana PKKMB Raja Paramarta 2026.

 

Baginya, menjadi seorang ketua bukan hanya tentang bagaimana memberikan arahan kepada anggota, tetapi juga tentang bagaimana mendengarkan, memahami, mengambil keputusan, dan berjalan bersama seluruh panitia.

 

Mempersiapkan PKKMB Raja Paramarta 2026 tentu bukan perjalanan yang selalu berjalan mudah. Berbagai tantangan hadir selama proses persiapan, mulai dari awal bulan Juni hingga pertengahan bulan Agustus

 

Namun, setiap tantangan menjadi bagian dari proses belajar. Perbedaan pendapat, perubahan rencana, hingga berbagai situasi yang tidak terduga justru menjadi pengalaman yang membentuk proses kepanitiaan.

 

Dengan dukungan dan kerja sama seluruh panitia, setiap persoalan perlahan dapat diselesaikan bersama.

 

“Menjadi Ketua Pelaksana PKKMB Raja Paramarta 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Banyak hal yang saya pelajari tentang tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama. Saya ucapkan Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah memberikan waktu, tenaga , dan pikiran. Untuk mahasiswa baru, teruslah semangat dalam menjalani perkuliahan, berani mencoba, dan kembangkan potensi yang dimiliki.”

 

Bagi Ketua Pelaksana, PKKMB Raja Paramarta 2026 bukan hanya tentang bagaimana sebuah acara dapat berlangsung dengan baik.

 

Lebih dari itu, PKKMB menjadi kesempatan untuk menciptakan pengalaman pertama yang berkesan bagi mahasiswa baru. Setiap rangkaian kegiatan diharapkan dapat menjadi ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus, menemukan teman baru, membangun keberanian, serta memulai perjalanan baru sebagai bagian dari keluarga besar STIKes Rajekwesi Bojonegoro.

 

Ketika ditanya mengenai harapannya untuk PKKMB Raja Paramarta 2026, ia menyampaikan,

 

“Semoga PKKMB ini menjadi langkah awal perjalanan akademik bagi mahasiswa baru STIKes Rajekwesi Bojonegoro, sekaligus menjadi awal kebersamaan dan langkah pertama untuk menjadi bagian dari keluarga besar STIKes Rajekwesi Bojonegoro.”

 

Harapan tersebut menjadi salah satu alasan untuk terus memberikan yang terbaik bersama seluruh panitia. Sebab sebuah kegiatan yang baik bukan hanya dilihat dari bagaimana acara berlangsung, tetapi juga dari kesan dan pengalaman yang dibawa pulang oleh setiap orang yang terlibat di dalamnya.

 

Karena pada akhirnya, PKKMB Raja Paramarta 2026 bukan hanya tentang satu nama, satu jabatan, ataupun satu rangkaian acara.

 

Di baliknya ada banyak tangan yang bekerja, waktu yang dikorbankan, proses yang dilalui, dan harapan yang ingin diwujudkan bersama.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama