Bojonegoro – Dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA), Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (PPKPT) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Rajekwesi Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan "Kampus Tangguh Melawan Napza" dengan tema "Membangun Kesadaran, Ketahanan, dan Kepedulian Mahasiswa Menuju Generasi Emas Indonesia". Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2026 di Auditorium STIKes Rajekwesi Bojonegoro.
Seminar berlangsung dalam suasana yang khidmat dan penuh antusias. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan akademik yang sehat, aman, dan produktif.
Acara dihadiri oleh Ketua STIkes Rajekwesi Bojonegoro Ibu Evita Muslima Isnanda Putri, S.Kep., Ns. M.Kep., Wakil Ketua 1 bidang Akademik dan Sumber Daya Manusia Ibu Sri Mulyani, M.Kes., Ph.D., Wakil Ketua 2 bidang Keuangan dan Sarana Prasarana Ibu Nur Azizah, Bd., M.Keb., Wakil Ketua 3 bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Bapak apt. Rony Setianto, S.Si., M Farm., Ketua Satgas PPKPT STIKes Rajekwesi Bojonegoro apt. Belinda Arbitya Dewi, S.Farm., M.Farm., dosen, serta mahasiswa STIKes Rajekwesi Bojonegoro.
Sebagai narasumber, hadir Aipda Eddy Kurniawan dan Pengatur Hadi Sumono dari Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bojonegoro yang memberikan edukasi mengenai berbagai jenis NAPZA, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik, mental, dan sosial, serta konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan. Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Evita Muslima Isnanda Putri, S.Kep., Ns., M.Kep., menyampaikan pentingnya membangun karakter mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
"Penyalahgunaan NAPZA merupakan ancaman nyata bagi masa depan generasi muda. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin membangun kesadaran, memperkuat ketahanan diri, dan menumbuhkan kepedulian seluruh sivitas akademika agar mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, aman, dan bebas dari narkoba. Kami berharap seluruh mahasiswa dapat menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia."
Penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian dari komitmen Satgas PPKPT STIKes Rajekwesi Bojonegoro dalam memberikan edukasi preventif kepada mahasiswa mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA. Kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, memperkuat ketahanan diri terhadap pengaruh negatif, serta membangun budaya saling peduli dalam menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan, penyalahgunaan zat adiktif, dan berbagai perilaku berisiko.
Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh mahasiswa STIKes Rajekwesi Bojonegoro semakin memahami pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan NAPZA, memiliki keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba, serta mampu menjadi agen edukasi bagi keluarga, teman, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia yang sehat, produktif, dan berkarakter.

Posting Komentar