Bojonegoro – Mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan STIKES Rajekwesi Bojonegoro melaksanakan Program Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Keperawatan Jiwa melalui kegiatan penyuluhan bertema "Pengendalian Impulsivitas dan Pelatihan Manajemen Amuk Sederhana pada Remaja SMA" di SMK Farmasi dan Dental Asisten Bojonegoro, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya promotif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja mengenai regulasi emosi, khususnya dalam mengendalikan impulsivitas serta menerapkan teknik manajemen amuk sederhana. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memiliki bekal dalam menghadapi berbagai situasi yang memicu emosi secara sehat sehingga mampu menjaga kesehatan mental di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Acara diawali dengan proses registrasi dan absensi peserta, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, sambutan dari pihak STIKes Rajekwesi Bojonegoro dan pihak SMK Farmasi dan Dental Asisten Bojonegoro. Sebelum materi disampaikan, seluruh peserta mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal terkait regulasi emosi dan pengendalian impulsivitas.
Materi kemudian disampaikan secara komunikatif oleh tim mahasiswa PBL Keperawatan Jiwa, dilanjutkan dengan praktik langsung teknik manajemen amuk sederhana yang dapat diterapkan oleh remaja ketika menghadapi situasi yang memicu kemarahan maupun emosi berlebihan. Suasana kegiatan berlangsung sangat meriah, interaktif, dan penuh antusiasme. Para siswa aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi, praktik, hingga sesi diskusi.
Antusiasme peserta semakin terlihat saat sesi tanya jawab berlangsung. Dua orang siswa secara aktif mengajukan pertanyaan kepada pemateri, sementara pemateri juga memberikan beberapa pertanyaan kepada peserta untuk mengukur pemahaman materi yang telah disampaikan. Sebagai bentuk apresiasi, siswa yang berani bertanya maupun berhasil menjawab pertanyaan memperoleh doorprize menarik.
Setelah seluruh rangkaian materi selesai, peserta kembali mengikuti post-test sebagai evaluasi untuk mengetahui peningkatan pemahaman setelah mengikuti penyuluhan dan pelatihan. Hasil evaluasi diharapkan menjadi gambaran efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pengendalian impulsivitas dan manajemen emosi.
Dalam sambutannya, Ibu Evita Muslima Isnanda Putri, S.Kep., Ns., M.Kep., selaku Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro sekaligus dosen pembimbing PBL, menyampaikan bahwa kemampuan mengendalikan emosi dan impuls merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh remaja. Beliau berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menghadapi berbagai permasalahan sehari-hari secara sehat, bijaksana, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan ini dihadiri oleh dosen pembimbing PBL STIKes Rajekwesi Bojonegoro, mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan STIKes Rajekwesi Bojonegoro, kepala sekolah dan guru pendamping SMK Farmasi dan Dental Asisten Bojonegoro, serta seluruh siswa-siswi sebagai peserta kegiatan.
Melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini, STIKes Rajekwesi Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan jiwa remaja melalui edukasi yang aplikatif, interaktif, dan berbasis kebutuhan masyarakat. Diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan kesehatan mental remaja.
Penulis: Nurma


Posting Komentar