Bojonegoro – Sebagai wujud nyata kepedulian
terhadap kesehatan remaja, program studi S1 Farmasi angkatan 2023 melaksanakan
kegiatan Problem Based Learning (PBL) di SMKN Trucuk pada Senin (27/07/2026).
Kegiatan ini fokus pada pemberian edukasi mengenai pencegahan anemia melalui
penerapan pola hidup sehat dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) yang tepat
bagi para siswi.
Acara diawali dengan registrasi para
peserta yang hadir memenuhi ruangan dengan penuh semangat. Setelah pembukaan
oleh Master of Ceremony (MC) dan pembacaan doa, agenda dilanjutkan
dengan sambutan-sambutan hangat dari Dosen Pembimbing dan Kepala Sekolah SMKN
Trucuk, Bapak Imam Cahyanto, S.Pd.
Dalam sambutannya, Bapak Imam Cahyanto, S.Pd. memberikan pesan mendalam bagi para peserta. Beliau menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai fondasi utama dalam meraih prestasi. "Melalui kegiatan PBL dari kakak-kakak mahasiswa S1 Farmasi ini, kami berharap para siswi dapat lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya, menerapkan pola makan yang seimbang, serta rutin mengonsumsi tablet tambah darah sesuai anjuran demi masa depan yang lebih sehat," tuturnya.
Memasuki acara inti, mahasiswa S1
Farmasi memaparkan materi secara komprehensif mengenai bahaya anemia,
pentingnya zat besi, hingga tata cara konsumsi TTD yang benar tanpa efek
samping yang mengganggu. Suasana di dalam ruangan tampak sangat hidup. Para
siswi mengikuti jalannya pemaparan dengan penuh antusias, gembira, kompak, dan
aktif melontarkan pertanyaan pada sesi tanya jawab.
Suasana semakin meriah saat panitia
membagikan berbagai doorprize menarik bagi peserta yang aktif
berinteraksi. Rangkaian kegiatan PBL ini kemudian ditutup secara resmi dan
diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kerja sama yang harmonis
antara pihak kampus dan sekolah.
Mahasiswa S1 Farmasi Angkatan 2023
selaku pelaksana kegiatan menyatakan besar harapan atas kegiatan ini mampu
mendongkrak pengetahuan serta kesadaran siswi SMKN Trucuk Bojonegoro mengenai
pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah secara tepat. Tubuh yang terbebas dari
anemia diyakini akan mendukung optimalnya kesehatan fisik sekaligus mendongkrak
prestasi belajar siswi di sekolah.


Posting Komentar