Bojonegoro – Dalam upaya meningkatkan kompetensi praktik mahasiswa, Program Studi (Prodi) Diploma III Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Rajekwesi Bojonegoro menyelenggarakan kegiatan praktikum pemberian obat melalui injeksi di Laboratorium Keperawatan Dasar pada 26 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembelajaran yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan klinis sesuai standar pelayanan keperawatan.
Praktikum dilaksanakan secara berkelompok dengan pendampingan dosen dan instruktur laboratorium. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mempelajari serta mempraktikkan prosedur pemberian obat melalui injeksi, mulai dari persiapan alat, verifikasi obat, penerapan prinsip enam benar pemberian obat, teknik aseptik, hingga langkah-langkah penyuntikan yang aman dan benar.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengikuti setiap tahapan praktik secara sistematis. Selain mengasah keterampilan teknis, praktikum ini juga menekankan pentingnya ketelitian, komunikasi terapeutik, keselamatan pasien (patient safety), serta penerapan etika profesi dalam setiap tindakan keperawatan.
Laboratorium Keperawatan Dasar STIKes Rajekwesi Bojonegoro menyediakan fasilitas yang mendukung proses pembelajaran berbasis praktik, sehingga mahasiswa dapat berlatih dalam suasana yang menyerupai kondisi pelayanan kesehatan di lapangan. Melalui metode simulasi, mahasiswa diharapkan lebih percaya diri sebelum melaksanakan praktik klinik di rumah sakit maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
Kegiatan praktikum ini menjadi salah satu bentuk komitmen STIKes Rajekwesi Bojonegoro dalam menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Dengan pembelajaran yang mengedepankan keseimbangan antara teori dan praktik, diharapkan mahasiswa mampu memberikan pelayanan keperawatan yang aman, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Posting Komentar