Kuliah Pakar STIKes Rajekwesi Bojonegoro Bahas Transformasi Kebijakan dan Digitalisasi Layanan Kesehatan

 

STIKes Rajekwesi Bojonegoro menggelar kegiatan Kuliah Pakar yang diinisiasi oleh Program Studi (Prodi) S1 Kebidanan bertajuk “Transformasi Kebijakan Kesehatan dan Digitalisasi Layanan Kesehatan dalam Mendukung Prioritas Daerah: Studi Kasus Bojonegoro” pada Selasa, 26 Mei 2026 bertempat di Auditorium STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusias dari seluruh peserta yang hadir.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati yang sekaligus menjadi narasumber utama, Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro Evita Muslima Isnanda Putri, para dosen, serta mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan STIKes Rajekwesi Bojonegoro.

Acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Ibu Evita Muslima Isnanda Putri, S.Kep., Ns., M.Kep.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan, “Transformasi kebijakan kesehatan dan digitalisasi layanan kesehatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi tenaga kesehatan masa depan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa mampu memahami perkembangan sistem kesehatan modern dan dapat berkontribusi dalam mendukung program prioritas daerah melalui inovasi serta pelayanan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.”

Selanjutnya, acara inti berupa kuliah pakar disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ibu Ninik Susmiati, S.KM., M.Kes. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya sinergi antara kebijakan kesehatan daerah dengan pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Beliau juga menyampaikan, “Digitalisasi layanan kesehatan merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat, dan terintegrasi. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mendorong transformasi kesehatan melalui penguatan sistem informasi kesehatan, peningkatan akses layanan, serta kolaborasi dengan institusi pendidikan kesehatan untuk mendukung tercapainya prioritas pembangunan daerah.”

Kegiatan kuliah pakar ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan wawasan dan pemahaman mahasiswa mengenai perkembangan kebijakan kesehatan terkini serta implementasi digitalisasi layanan kesehatan di daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kolaborasi antara institusi pendidikan dengan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan.

Setelah sesi pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara mahasiswa dan narasumber. Para peserta tampak antusias dalam menyampaikan pertanyaan maupun pendapat terkait tantangan dan peluang digitalisasi layanan kesehatan di era modern.

Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi sekaligus mempererat kebersamaan antara narasumber, dosen, dan seluruh peserta yang hadir.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama