Bojonegoro — STIKes Rajekwesi Bojonegoro menggelar kegiatan Buka Bersama Keluarga Besar STIKes Rajekwesi Bojonegoro pada Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium STIKes Rajekwesi Bojonegoro ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika serta mahasiswa STIKes Rajekwesi Bojonegoro.
Kegiatan buka bersama ini diselenggarakan sebagai bentuk upaya mengabadikan momen kebersamaan di bulan suci Ramadan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa dalam suasana yang penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Sejak sore hari, para peserta mulai berdatangan dan memenuhi auditorium kampus. Suasana kegiatan berlangsung hangat, khidmat, dan penuh kebersamaan. Seluruh civitas akademika tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diselenggarakan, mulai dari pembukaan hingga kegiatan ibadah bersama. Momentum Ramadan menjadikan acara ini terasa semakin religius dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan kampus.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Waktu magrib telah tiba seluruh dosen dan mahasiswa membatalkan puasa Ramadhan dengan makan dan minum takjil yang telah diberikan. Acara dilanjutkan dengan adzan dan sholat Maghrib berjamaah, kemudian seluruh peserta menikmati buka puasa bersama dalam suasana penuh kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sholat Isya dan tarawih berjamaah, yang sekaligus diiringi tausyiah singkat oleh Ust. Abu Sujak, sebelum akhirnya ditutup dengan doa dan penutup acara.
Dalam tausyiahnya, beliau menyampaikan bahwa ibadah puasa tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh dan pengendalian diri. Ia menjelaskan bahwa puasa dapat membantu tubuh melakukan proses detoksifikasi secara alami.
Ia mengatakan, “Puasa itu bukan hanya menahan lapar dan haus. Puasa juga bisa membunuh racun-racun yang ada di dalam tubuh kita. Ketika kita berpuasa, tubuh melakukan proses pembersihan yang sangat baik bagi kesehatan.”
Selain itu, beliau juga menekankan bahwa puasa memiliki manfaat besar dalam mengendalikan pikiran dan emosi seseorang.
“Puasa mengajarkan kita untuk mengendalikan diri, bukan hanya dari makan dan minum, tetapi juga dari pikiran yang negatif, amarah, dan perbuatan yang tidak baik. Jika kita mampu mengendalikan pikiran, maka hidup kita akan lebih tenang dan penuh keberkahan,” ujarnya dalam tausyiah tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan STIKes Rajekwesi Bojonegoro semakin erat, serta mampu memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Posting Komentar