STIKes Rajekwesi Bojonegoro Gelar Pelatihan KKMN Bersama 119 untuk Tingkatkan Kompetensi Bidan

Bojonegoro — Program Studi S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan bekerja sama dengan 119 menyelenggarakan Pelatihan Kewaspadaan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal (KKMN) pada tanggal 10–15 Februari 2025 bertempat di STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana yang aman dan tertib serta diikuti oleh seluruh peserta KKMN.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menangani kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu membawa perubahan positif di bidang kesehatan, khususnya dalam penanganan kondisi darurat pada ibu dan bayi.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, sambutan, doa, serta penyampaian materi yang dilaksanakan secara daring. Selain itu, kegiatan juga dilanjutkan secara luring selama dua hari pada tanggal 14–15 Februari 2025 sebagai bentuk penguatan praktik dan keterampilan peserta.

Dalam sambutannya, Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Evita Muslima Isnanda Putri, menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Ia menegaskan, “Semoga Pelatihan KKMN bisa berjalan lancar dan tertib.”

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memberikan pertolongan atau asuhan kebidanan yang tepat dan benar dalam kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Selain itu, ketika terjun langsung ke masyarakat, para bidan diharapkan dapat berkontribusi dalam membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta menjalankan setiap tindakan dan asuhan secara profesional sesuai dengan kompetensi profesinya.

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk komitmen STIKes Rajekwesi Bojonegoro dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten, tanggap, dan siap mengabdi untuk masyarakat.

Penulis: Eva Zuli Oktavia., S.Tr.Keb., M.Tr.Keb

 


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama