Mahasiswa KKN STIKes Rajekwesi Bojonegoro Gelar Musyawarah Masyarakat Desa di Margomulyo

Bojonegoro – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STIKes Rajekwesi Bojonegoro melaksanakan kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di Balai Desa Margomulyo. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana kondusif dan menjadi langkah awal pelaksanaan program KKN di desa tersebut.

MMD dihadiri oleh Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Kepala Desa Margomulyo, Camat, Kepala Puskesmas, dosen pembimbing, serta mahasiswa KKN. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program kerja KKN kepada masyarakat sekaligus menggali permasalahan kesehatan yang ada di desa, khususnya terkait hipertensi dan stunting.

Ketua STIKes Rajekwesi Bojonegoro, Ibu Evita Muslima Isnanda Putri, S.Kep., Ns., M.Kep, dalam sambutannya menyampaikan bahwa MMD merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan KKN.

“Musyawarah Masyarakat Desa ini merupakan langkah awal yang sangat penting bagi mahasiswa KKN untuk menggali permasalahan kesehatan di masyarakat dan menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan desa. Kami berharap kegiatan KKN dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Margomulyo, Arief Rohman, S.E, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN STIKes Rajekwesi Bojonegoro di desanya.

“Kami atas nama pemerintah desa dan masyarakat menerima dengan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Anggaplah warga di sini sebagai keluarga sendiri,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

“Saat ini kami sedang berupaya meningkatkan kesadaran warga terkait stunting dan hipertensi. Kami berharap mahasiswa KKN dapat memberikan edukasi kesehatan yang segar dan efektif, tentunya tetap melalui musyawarah desa agar program dapat diterima dan berjalan maksimal,” tambahnya.

Apresiasi juga disampaikan oleh Camat setempat, Biyanto, S.E., M.AP, yang menilai MMD sebagai sarana memperkuat sinergi lintas sektor.

“Kami mengapresiasi pelaksanaan MMD KKN STIKes Rajekwesi Bojonegoro. Semoga kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kesehatan masyarakat,” ungkapnya.

Dukungan serupa disampaikan oleh Kepala Puskesmas Balen, dr. Netty Sahara, yang berharap program KKN dapat berdampak langsung pada perubahan perilaku hidup sehat masyarakat.

“Kami mendukung penuh kegiatan MMD ini dan berharap program KKN dapat membantu meningkatkan kesadaran serta perilaku hidup sehat masyarakat melalui kegiatan promotif dan preventif,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Isma Salsabila Harianti memaparkan materi terkait Program Operasional Aksi (POA) kelompok KKN 1 hingga 6, sekaligus memaparkan data kesehatan desa yang menunjukkan tingginya kasus hipertensi dan stunting sebagai fokus utama program kerja KKN.

Rangkaian acara MMD dimulai dengan pembukaan oleh MC Intan Khumairo’, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars STIKes Rajekwesi Bojonegoro yang dipimpin oleh dirigen Adida Tasya Salsabila, sambutan-sambutan, pemaparan program kerja KKN, sesi diskusi dan tanya jawab, dokumentasi, serta penutup dan doa.

Melalui kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa ini, diharapkan seluruh program kerja mahasiswa KKN STIKes Rajekwesi Bojonegoro dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa serta unsur terkait demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Desa Margomulyo.

Penulis : Kelompok 3 KKN STIKes Rajekwesi Bojonegoro


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama